BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »
Powered By Blogger

Senin, 23 Juli 2012

Semesta Cinta


Mendengar namamu, bergetar hati ini
untuk menyebut namamu, kelu lidah ini
melihat sosokmu, tak kuasa mata ini
untuk mencintaimu, menciut nyali ini
Aku mencintaimu tanpa ingin semesta tahu?
Tentu tidak..
Hanya semesta yang tahu bagaimana aku mencintaimu


Karena ketika ku rindu..
Sejenak ku buka jendela dan kusapa angin,..
Angin pun berhembus ramah seakan mengerti rasaku, lalu
Biarkan ku sejenak pejamkan mata dan hirup segarnya..
Dan ia berkata, ‘Kan ku bawa rindumu padanya...’


Karena ketika ku teringatmu..
Ku tengadahkan sejenak kepala tuk menatap awan..
Awan pun seolah mengerti..
Segera ia guratkan gambaran wajahmu
Atau sekedar simpul senyummu..


Karena ketika kau mempesonaku..
Seketika alam terlihat begitu indah
Merayuku untuk memujinya..
Agar aku tak terlena oleh satu makhluk sepertimu
Karena kau dan mereka sama, satu Pencipta


Karena ketika rindu terlalu menyesakkan..
Hanya air mata yang mengerti..
Ia pun mencoba membasahi wajahku yang kering..
Dan memintaku untuk tersenyum kembali
Seperti hujan yang mekarkan bunga
(Ghurfatul Aisyah, 22072012, 8:44)